Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

Friday, August 25, 2017

Vietnam, Hanoi - Day 1 : Hoan Kiem Lake

Setelah menempuh perjalanan sekitar 7 jam (Jakarta - KL 2 jam, transit 2 jam, KL- Hanoi 3 jam) akhirnya saya sampai di Noi Bai International Airport.

 

Langsung nyari simcard lokal biar gak nyasar di jalan. Saya beli simcard dengan provider Viettel. Ada beberapa pilihan paket, yang saya pilih ini cuma paket internet aja. Unlimited sampai 20 hari kalo gak salah, harganya 200.000 VND.


Beres soal koneksi internet, sekarang saatnya menuju ke hotel. Niat awal, saya mau naik bus kota menuju daerah Old Quarter, tapi karena kurang informasi dan agak riweh akhirnya saya naik shuttle bus.
Shuttle bus ini letaknya tepat di sebrang pintu keluar airport. Bentuknya semacam mobil elf gitu. Kalo dibanding sama bus kota, harga shuttle bus ini 2x lipat lebih mahal yaitu 100.000 VND. Tapi enaknya kamu tinggal duduk manis aja, mereka akan anter kamu sampai depan hotel.

Perjalanan menuju hotel sekitar 40 menit. Hotel saya ini letaknya di daerah turis, yup di Old Quarter, namanya Gia Thinh Hotel. Hotelnya sih memang bangunan tua dan harganya juga murah, tapii service nya gak murahan loh. Plus kamar saya di upgrade pula. Waaaa.. Dengan harga kamar 250ribuan sudah termasuk breakfast menurut saya hotel ini rekomen banget.

Karena datengnya jam 11, jadi saya belum bisa check in. Akhirnya saya titip koper trus keluar untuk cari makan. Di dekat hotel ada tempat makan pho, namanya Pho Manh Cuong. Saya pesan pho bo alias pho beef. Yaampun padahal cuma rumah makan pinggiran dan sederhana tapi rasanya enaaaaakkkkkk. Rasanya simple tapi bikin nyaman gitu. Harganya cuma 40.000 VND aja trus porsinya banyak banget.


Selesai makan, balik ke hotel untuk istirahat sebentar dll trus keluar lagi buat jalan-jalan ke sekitaran Hoan Kiem Lake.
Tujuan pertama saya adalah Thang Long Water Puppet Theatre, jalan kaki cuma 350 m dari hotel. Tiket masuknya 100.000 VND. Di sekitaran Hoan Kiem Lake ada beberapa water puppet theater, salah satunya yang saya datangi ini. Seperti namanya, ini tuh semacam pertunjukkan boneka tapi di air. Saya pun gak ngerti gimana cara maininnya haha.
To be honest, selama pertunjukkan sekitar 40 menitan saya ketiduran beberapa kali haha. Soalnya musiknya itu kayak pengantar tidur trus teaternya gelap dan dingin. Nah kan gimana gak bikin ngantuk hahaha.


Selanjutnya saya menuju Hoan Kiem Lake, disana ada jembatan merah yang menghubungkan ke Ngoc Son Temple. Untuk masuk ke temple kalo gak salah tiket masuknya itu 15.000 VND. Kebetulan saya gak masuk kesana, soalnya rame banget.


Trus tiba-tiba ada jajanan menarik hati, semacam manisan buah. Isinya yang saya tau cuma mangga dan kedondong, sisanya gak tau buah apa. Enak sih manisannya, yang gak enak itu bayarnya. Untuk 1 kantong manisan saya disuruh bayar 150.000 VND, alamakkkk saya kena scam nih kayaknya huhu. Padahal sebelum beli udah nanya ke ibu penjualnya, tapi engga dijawab, malah langsung masuk2in manisan ke plastik. Jadilah dengan berat hati saya bayar :( Yaudah deh dimakan aja dipinggiran sungai Hoan Kiem sambil bengong-bengong.


Setelah mencoba ngabisin itu manisan yang gak abis-abis, akhirnya saya jalan lagi ke tujuan selanjutnya yaitu St. Joseph Cathedral. Sayangnya saya dateng kesorean, jadi gak bisa masuk ke dalamnya deh.



Sekitar jam 6an saya balik ke hotel, niatnya agak maleman nanti mau cari makan malam. Tapi ternyata makin malam hujan semakin deras, jadinya makan sisa perbekalan dari jakarta aja deh huhu.


Pengeluaran - day 1:
- Airasia CKG - HAN : Rp 845.000
- Simcard Viettel : VND 200.000
- Shuttle bus ke hotel : VND 100.000
- Hotel 3 malam : Rp 770.094
- Makan pho bo : VND 40.000
- Water puppet show : VND 100.000
- Manisan mahal : VND 150.000

 Total = Rp 1.615.094 + ( VND 590.000 x Rp 0,68) = Rp 2.016.294

Gia Thinh Hotel 
19 Hang Bac, Hanoi, Vietnam
WhatsApp: +84 96 958 9595
 

Next : Vietnam - Day 2 : Ha Long Bay

Salam

Monday, August 14, 2017

Jamie's Italian Kuta Beach

Jamie's Italian is one of the must visit resto in Bali. Segitunya? Iya.
Saya ke Bali itu sekitar 6 bulan yang lalu dan sampe sekarang masih kebayang-bayang makanan disana hoho.
Kalo kamu tau Jamie Oliver (who doesn't know him sih haha), nah dia ini-lah si yang punya resto. Makin kebayang-bayangkan enaknya gimana.


Letaknya di sebelah Hard Rock Hotel, well strategis banget ya lokasinya. Begitu masuk resto saya disambut dengan ramah, disodorin menu dan saya tanya-tanya ke waiter-nya ini ada wine atau pork nya atau engga. Setelah sekian lama nanya-nanya akhirnya saya pesen
Our Famous Prawn Linguine, today's special menu yaitu Tagliatelle with Pesto Sauce dan minumnya pesen jus Apel sama jus Jeruk.

Our Famous Prawn Linguine - Idr 165k
Garlicky prawns with fennel, tomatoes, saffron, fresh chilli & rocket, begitu tulisan di menunya haha. Jadiii penjelasan awamnya adalah pasta jenis linguine dikasih saus tomat dengan berbagai bumbu (adas, kunyit, cabai) dan disajikan dengan udang.
Penyajiannya cantik banget, trus porsinya banyak. Rasanya segar karena base sauce nya memang fresh tomato, udangnya juga terasa fresh dan manis. Kalo pastanya gak usah ditanya, juara! Dimasak dengan al dente dan terasa beda sama pasta-pasta instant (ya iyalah hahaha).


Btw waiter-nya info kalo menu ini dimasak pakai fish broth yang ada campuran wine nya, trus dia menyarankan untuk ganti dengan vegetable broth. Walaupun rasanya gak akan sama, tapi buat saya ini aja udah enak kok.

Tagliatelle with Pesto Sauce - 150k
Nah yang ini special menu karena gak selalu ada di daftar menu. Untuk menu ini gak ada bahan yang diganti.
Since i'm a pesto sauce lover, yaudah jadi deh jatuh cinta banget sama menu ini. Kalo biasanya pesto sauce disajikan oily nah yang ini disajikan creamy, kayaknya sih ditambah sama heavy cream. Trus dikasih suwiran ayam. Terdengar agak gak biasa ya, tapi gak bohong ini enak banget. Sampe kalo tiap habis makan pesto pasta, secara gak sengaja lidah saya langsung membandingkan sama ini.


Pastanya pake jenis tagliatelle dan sama kayak menu sebelumnya, rasanya gak usah diragukan lagi. Kayaknya pesto tuh cocok sama jenis pasta yang lebar-lebar ya.

Fresh Juice - Idr 45k
Cuma mau bilang kalo jus-nya beneran dari buah. Rasanya seger dan bener-bener terasa rasa buah aslinya.
Kalo ditanya kenapa pilih minuman ini? Jawabannya cuma 1, murah. Hahahaha


Dari sisi makanan baik rasa, penampilan, kualitas, porsi sih Jamie's Italian menang banyak. Semuanya di atas rata-rata.
Service-nya juga bagus, waiter-nya menguasai banget soal menu-menu, friendly dan fast response.
Nah kalo dari sisi harga, ini relatif. Dibilang mahal ya untuk ukuran saya yang biasanya makan di tempat biasa-biasa aja ini udah termasuk mahal. Tapi kalo dilihat secara keseluruhan plus yang punya resto-nya Jamie Oliver ya untuk sekali-sekali makan masih oke kok, hihi.


Jamie's Italian Kuta Beach

Jalan Pantai Kuta
Banjar Pande Mas Kuta, 

Bali, Indonesia
Open : Monday - Sunday / 12:00 - 23.00

IG : @jamiesitalianbali
https://www.jamieoliver.com/italian/indonesia/restaurants/bali/

Salam

Wednesday, May 3, 2017

Jjang Korean Noodle and Grill - Wolter Monginsidi

Jujur, saya sama sekali gak tertarik sama drama korea atau k-pop. Tapi begitu ngeliat makanan korea yang hot pot merah-merah gitu saya langsung ngiler 😉

Jjang Korean Noodle and Grill ini adanya di lantai dua, satu bangunan sama Kambing Bakar Cairo. Tempatnya agak sempit dengan peminat yang rame, jadi agak berisik sih pas pengunjungnya full.

Pesanan saya Budae Jigae dan Topokki, sedangkan minumannya pesan teh soalnya bisa di refill (hihi gak mau rugi).


Budae Jjigae - idr 169k
Oke, ini adalah tujuan utama saya ke Jjang. Budae Jjigaenya disajikan di wajan yang langsung dimasak di meja pengunjung dan porsinya besar banget bisa untuk 2 - 3 orang yang lagi kelaparan. Isinya ada mie, daging, sosis, topokki, slice keju dan sayuran. Kuah kaldu sapi yang di mix dengan gochujang (korean chilli) sauce, aihhhh rasanya enak banget apalagi dimakan pas hujan-hujan. Walaupun warnanya merah, jangan khawatir kepedesan soalnya sama sekali gak berasa cabenya. Nah kalo mau dibikin pedas, kamu tinggal tambahin aja bubuk cabe. Selain isian standar tadi, kamu juga bisa tambah isian lainnya misalnya telur, fish cake, smoked chicken, dll.


Topokki - idr 57k
Menu yang gak boleh kelewatan dipesan juga. Topokki disajikan dengan gochujang sauce yang cenderung manis dan isian lainnya, yaitu fish cake, potongan wortel dan kol.


Kimchi - free
Rasanya asem seger, kimchi disini enak banget dan juga bisa minta di refill. Yeaahh!


Overall, harganya sesuai dengan rasa dan porsi. Gak nyesel makan disini, hihi.

Jjang Korean Noodle and Grill 
Jalan Wolter Monginsidi No. 39, Lt. 2
Rawa Barat, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
021-7229749
Instagram : @jjangnoodle


Salam

Monday, March 20, 2017

Ichiban Sushi

Kemarin nyobain yang di cabang Kuningan City. Kita mutusin untuk makan disini karena tertarik sama Lunch Promo nya, jadi pesen all bento set bisa dapet chicken teriyaki ramen atau sushi roll dan 2 gelas ocha cukup dengan nambah Rp 10.000 ajaahh.

Dengan beberapa pertimbangan (especially karena saya agak ragu dengan kualitas ikan mentah mereka) akhirnya kita pesen Salmon Teriyaki Bento Set yang isinya salmon teriyaki 2 slice, 4 pcs california roll (ini isinya tamago, selada dan ketimun), 2 pcs chicken karage, salad, miso soup dan nasi.
Nah untuk menu tambahan Rp 10.000 nya kami pesen Chicken Teriyaki Ramen. Bisa pilih juga loh soup nya mau curry atau shoyu dan juga bisa request spicy levelnya dari 1-7.

Overall untuk rasa kedua menu buat saya gak ada yang special. Tapi dari segi porsi dan harga (promo) ini boleh banget lah dicoba.

miso soup nya gak ke foto

Harga asli di buku menu Salmon Teriyaki Bento Set itu Rp 78.000 ; Chicken Teriyaki Ramen Rp 29.000 dan 1 gelas ocha Rp 9.000.
Karena lunch promo kita jadinya cuma bayar Rp 78.000 + Rp 10.000 aja, belum sama pajak tentunya hihi.

Untuk sesekali iseng makan di Ichiban Sushi ini masih okelah, tapi buat saya sih engga sampe yang bikin nagih.

Salam

Sunday, October 16, 2016

Brown Fox Waffle & Coffee

Random aja tiba2 kepengen makan waffle trus browsing2 zomato tempat waffle yang di sekitaran pasar minggu, voilaaa nemu deh Brown Fox Waffle & Coffee.
Lokasinya gak jauh dari Penvil. Walaupun letaknya di pinggir jalan, tapi tempatnya gak terlalu keliatan kalo dilewatin sepintas. Jadi musti liatin jalanan banget.

Waktu itu datengnya malem, sekitar jam 7. First impression adalah tempatnya kecil banget. Udah gitu penuh pula. Untungnya masih ada 1 meja yang kosong, walaupun di luar gak apa2 lah masa mau pulang lagi haha.

Sesuai dengan namanya menu andalan mereka adalah waffle, sweet and savory. Menu lainnya ada pasta, donburi, kentang, sandwich, liege waffle. Untuk minuman mereka punya banyak menu, coffee based, milk based, chocolate based, smoothies, yoghurt sampai tea.

Ok, jadi pesanan saya adalah banana split waffle (idr 46k) dan brown affogato (idr 32k).

depan: banana split waffle - belakang: brown affogato

Banana split waffle, umm what can i say? It was a superb waffle. Bintang utamanya pasti di waffle. Teksturnya crispy di luar tapi moist - empuk di dalemnya. Buahnya bagus, fresh. Ice cream vanilla juga enak.
Perpaduan waffle, ice cream, saus coklat, buah dan peanut chunk nya pas gak ada yang kemanisan. Pokoknya oishii desu #kasihjempoldua.

Nah yang di belakangnya itu ada brown affogato. Basically, ini affogato (vanilla ice cream dikasih espresso) tapi ditambah potongan waffle dan almond slice. Enak, karena ice cream dan espresso nya enak. Jadinya enak. Haha gak terdeskripsi dengan jelas ya.

Beberapa bulan kemudian..

Balik lagi kesini, karena dapet gratisan waffle hahaha.

Dateng hari sabtu, sekitar jam 4 sore. Pas dateng sepi, gak ada pengunjung sama sekali jadi bisa bebas pilih meja hehe. Eh 5 menit kemudian langsung full, untung aja gerak cepat hoho.
Kali ini pesen PB & J waffle, cheddar cheese waffle, signature almond latte, dark chocolate drink dan chocolate milkshake.

pb&j waffle

PB & J waffle (idr 44k), ini bakal jadi menu favorit saya. Love banget rasanya. Emang dasarnya suka skippy sih, love at first bite!
Waffle nya di spread pake chunky skippy, jadi pas dimakan ada tekstur kasar kacangnya. Dikasih vanilla ice cream baru deh disiram strawberry sauce. Enaaaaaaakkkkkkkkk.

cheddar cheese waffle

Kalo ini savory waffle, cheddar cheese waffle (idr 46k). Waffle nya di belah2 trus dikasih saus keju cheedar, beef bacon, daun arugula dan parutan cheedar. Ini enak juga sih, but not my kind of fav waffle.
 
dark chocolate

Hot dark chocolate drink (idr 38k) nya terasa pas, gak terlalu creamy tapi gak jadi pahit juga. Boleh banget jadi referensi buat dipesen.

almond latte

Udah pernah nyoba raw almond milk, rasanya ya begitulah yaa. Nah pas ada menu signature almond latte (idr 35k) jadi penasaran rasanya bakal kayak gimana. Pas dicoba, surprise2 rasanya enakkkk. Gak terasa aneh nya almond milk, tetep creamy tapi bukan rasa susu sapi. Gak tau juga sih seberapa banyak gula yang mereka tambahin, tapi almond latte ini terasa lumayan manis. Jadi intinya, enaaakkkk.

chocolate milkshake

Terakhir ada iced chocolate milkshake (idr 38k), rasanya kayak es krim coklatnya diamond kali ya cuma gak terlalu manis. Yang ini just so so hehe.

Overall, menu di brown fox enak2 dan gak ada yang mengecewakan. Pelayanannya juga cepat plus ada free wifi dengan koneksi yang lumayan cepat. Minusnya sih memang tempatnya yang kecil banget, tapiii kabar gembira dari abang parkir katanya mereka bakalan expand ruangan. Asik jadi gak usah mepet2an sama pengunjung lain duduknya hehe.

Brown Fox Waffle & Coffee
Jl. Taman Margasatwa No. 9C, Pasar Minggu
instagram: @brownfoxwaffle 
open: 8 am - 10 pm

Salam 

Sunday, September 25, 2016

What I Ate in Hong Kong & Macau

Selama di hongkong sebenernya sih kurang bisa explore local food gitu, ya kendala utamanya pasti karena makanan disana mostly gak halal. Pengen banget nyobain dim sum, tapi ya apa daya huhu.
Untuk meminimalisir kelaparan, kami bawa bekel dari indonesia khususnya buat sarapan. Ya macem oatmeal, roti, energen, sereal, bon cabe, keju sampe abon. Sisanya beli makanan di circle k atau 7 eleven.

Nah ini adalah makanan yang saya makan selama di hongkong & macau.

Hari Pertama (Ckg - Changi - Hk - Guest House)
Sarapan dan makan malam dari SQ. Untuk sarapan saya dapet omelette + sayuran dan buah2an. Sedangkan makan malam saya pilih beef goulash + tuna salad + roti.
Sampe di guest house cuma nyemilin roti aja.

iseng request sarapan yang low fat
enaaaakkk
dessert-nya

Hari Kedua (Disneyland - Jordan)
Saya sarapan sereal + muesli bawa dari jakarta hehe, trus buat cemilan di dalem disneyland bawa roti sobek sari roti.


Makan siang, saya makan di Explorer's Club Restaurant Disneyland, saya pesan set menu shabu-shabu (hkd 119). Set disini udah termasuk sama pilihan minum juga. Karena rasanya hambar, jadi saya tambah bon cabe aja biar lebih menggugah selera walaupun ujung2nya tetep gak habis karena porsinya yang super duper banyak.


Untuk makan malam, kami makan di Pizza Hut Parkes Street, Jordan (lokasi). Kami pesan menu artisan pizza dan garlic bread totalnya hkd 190, dibagi 3 orang jadi perorang bayar hkd 63. Pizzanya enak, beda sih sama di jakarta. Gak ketebelan roti tapi gak tipis banget. Trus entah kenapa rasa garlic breadnya pun beda, yang disini jauh lebih enak. Dan menariknya lagi, pizza hut hongkong nyediain parmesan cheese - chilli flakes - tabasco yang di jakarta udah gak ada lagi. Oiya, di mejanya pun udah disediain 1 botol gede air putih jadi bisa irit minumnya hehe.


Hari Ketiga (Macau)
Pagi ini saya sarapan energen + muesli dan minum kopi.
Makan siang kami di macau, di daerah Senado Square. Kami makan di warung masakan Indonesia. Jadi tiba2 pas lagi jalan ada mas2 jawa ngasih tau kalo disebelah sana itu ada makanan indonesia. Karena gak tau mau makan dimana, akhirnya cus lah makan di warung yang dimaksud. Nama tempatnya Rasa Sayang letaknya di San Malo, nyempil2 di dalem gang gitu. Yang jual ini adalah pasangan suami istri jawa dan logatnya juga masih kedengeran banget haha. Mbaknya ini ngasih saya kartu nama, kalo mau coba makan disana silahkan di kontek namanya Mbak Fia no hp nya +85328923047.
Karena sepanjang hari hujan, akhirnya saya pesen soto ayam + nasi dan minum teh anget (hkd 57, mahal ya sotonya huhu). Seperti porsi pada umumnya di hongkong, porsi soto ayam ini juga banyak banget.


Di dekat ruins of st. paul saya beli portuguese egg tart (hkd 9) di Koi Kei Bakery. Katanya sih egg tart disini paling enak dan ternyata emg enak bangeeett. Crust nya crispy dan custard nya tebel gak terlalu manis dan gak eneg trus makannya pas hangat2. Ini sih wajib banget dicoba.


Makan malam saya skip hehe, soalnya masih berasa kenyang.

Hari Keempat (Tung Chung - Nathan Road)
Untuk sarapan seperti biasa makan sereal + muesli.
Sebelum ke Ngong Ping, saya beli roti kacang di circle k (hkd 6) buat cemilan.
Makan siang kami setelah kembali dari Ngong Ping, yaitu di Subway Tung Chung Station. Saya pesan sandwich whole wheat dengan turkey breast dan gak lupa pake saus honey mustard (hkd 29.8), yummmmmy banget.

karena gak sempet foto, jadi ambil gambar dari web nya aja

Dan buat makan malem, kami ke Chunking Mansion dekat dengan guest house. Disana makan makanan india. Pesen 2 porsi buat bertiga karena udah tau pasti porsinya banyak banget. Kami pesen nasi + sayuran terong + ayam. Perporsi harganya hkd 40, totalnya beli 2 jadi hkd 80 trus perorang jadi bayar hkd 27. Rasanya ya rempah2 tapi hambar gitu deh, khasnya makanan india haha.


Hari Kelima (Sheung Wan - Mongkok - Guest House)
Sarapan lagi2 makan sereal + muesli.
Turun dari tram iseng2 ke 7 eleven, nyari susu pisang (hkd 8). Susunya cuma ada di sevel yang toko pinggir jalan aja. Karena enak, akhirnya saya beli lagi buat dibawa pulang ke jakarta hehe.

 
Makan siang kami di sekitaran Hongkong Island, lebih tepatnya di resto Viet Thai. Resto ini letaknya persis di exit C Sheung Wan Station, silahkan cek di openrice.com. Saya pesan Beef Raw Pho (hkd 39), saya pesen ini karena udah familiar dengan nama menu nya which is isi nya pho dengan slice daging mentah yang kayak biasa saya pesen di Pho 24. Nah ternyata mesen makanan disini udah termasuk minuman loh, bisa pilih hot tea with honey atau ice lime water. Aheyyy. Porsinya banyaakk, pokoknya puas makan disini. Walaupun rasa kaldunya gak se joss di pho 24, tapi tetep bahagia makan disini.


Sorenya kami ke daerah Mongkok, mampir ke Langham Place buat makan es krim Sweet Monster. Es krim ini origin nya dari korea sih sebenernya hehe. Saya pesan caramel macchiato ice cream cup large (hkd 37). Rasanya enakkk, basic ice creamnya vanilla dikasih taburan kopi bubuk tapi masih agak kasar trus disiram saus karamel. 
 

Buat makan malam, saya beli cheese & egg sandwich di 7 eleven (lupa harga persisnya, tapi sekitar hkd 10) trus makannya ditambah bon cabe sambil dapet aroma2 samyang dari temen yang beli samyang cheese.


Hari Keenam (Hk - Changi - Ckg)
Jam 6 saya sudah check out dari guest house, jadi gak sempet sarapan. Karena flight saya jam 9 pagi, jadi menu di pesawat dapetnya brunch.
Pilih scramble egg - saussage - mushroom - potato sebagai main course, side dish nya ada roti, caramel pudding sama buah.


Untuk dinner, saya pilih chicken with potato dan dessert nya lemon cake.
 
ini juga enaaakk
 
Well, sekian cerita makanan saya selama di hongkong dan macau. Semoga bermanfaat buat nambah referensi kamu.

Salam